Struktur Organisasi
Diposting tanggal : 31 Mei 2010

           STRUKTUR ORGANISASI

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan dibantu oleh Sekretariat, 6 (enam) Bidang yaitu Bidang Produksi Tanaman Pangan dan Holtikultura, Bidang Produksi Peternakan, Bidang Produksi Perikanan, Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet, Bidang Bina Usaha dan Simber Daya Kelautan, dan 5 (lima) Unit Pelaksana Teknis Dinas yaitu UPTD Klinik Hewan, UPTD Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI), UPTD Budidaya Air Tawar, UPTD Pengembangan Bibit Hortikultura dan Peternakan, UPTD Informasi Penyuluhan Pertanian Perikanan

Fungsi dan tugas dari Sekretariat, Bidang – bidang dan Unit Pelaksana Teknis Dinas antara lain :

  1. Sekretariat

Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas pokok dinas lingkup kesekretariatan yang meliputi pengelolaan administrasi umum, keuangan dan penyusunan program. Sedangkan untuk melaksanakan tugas tersebut bagian Sekretariat mempunyai fungsi sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana program dan kegiatan kesekretariatan.
  2. Mengkoordinasikan penyusunan perencanaan program Dinas
  3. Pelaksanaan dan penyelenggaraan pelayanan administrasi kesekretariatan Dinas yang meliputi administrasi Umum, kepegawaian, keuangan dan kerumahtanggaan Dinas.
  4. Pengelolaan dan pemberdayaan sumber daya manusia, pengembangan organisasi dan ketatalaksanaan.
  5. Penyiapan bahan pembinaan, pengawasan dan pengendalian.
  6. Pelaksanaan Monitoring, evaluasi dan pelaporan kesekretariatan.
  7. Pelaksanaan tugas – tugas lainnya yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.
  8. Bidang Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura

Bidang Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok melaksanakan tugas dinas lingkup peningkatan produksi, sarana dan prasarana tanaman pangan dan hortikultura, pengawasan peredaran saprotan dan perlindungan tanaman. Sedangkan untuk melaksanakan tugas tersebut Bidang Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura mempunyai fungsi sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana, program dan kegiatan kerja.
  2. Penyusunan Petunjuk Teknis lingkup peningkatan produksi, sarana dan prasarana tanaman pangan dan hortikultura, pengawasan peredaran saprotan dan perlindungan tanaman.
  3. Mempersiapkan, merumuskan kebijakan teknis lingkup produksi tanaman pangan dan hortikultura.
  4. Mempersiapkan bahan bimbingan pengaturan penggunaan benih.
  5. Mempersiapkan bahan dan data keperluan pembangunan dan pengelolaan balai benih.
  6. Mempersiapkan bahan pembinaan dan pengawasan balai benih milik swasta.
  7. Mempersiapkan bahan bimbingan penerapan pedoman teknis pola tanam, perlakuan terhadap tanaman pangan dan hortikultura.
  8. Mempersiapkan bahan bimbingan peningkatan mutu hasil tanaman pangan dan hortikultura.
  9. Melaksanakan pembinaan, pengawasan dan pelayanan lainnya di bidang produksi tanaman pangan dan hortikultura sesuai dengan urusan Pemerintah Kota.
  10. Mempersiapkan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas.
  11. Melaksanakan tugas – tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya.
  12. Bidang Produksi Peternakan

Bidang Produksi Peternakan  dipimpin oleh Kepala Bidang yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang produksi peternakan. Sedangkan untuk melaksanakan tugas tersebut Bidang Produksi Peternakan mempunyai fungsi sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana, program dan kegiatan kerja Bidang Produksi Peternakan
  2. Menyusun Petunjuk Teknis lingkup peningkatan produksi, sarana dan prasarana peternakan serta pengawasan peredaran sapronak.
  3. Menyusun bahan perumusan kebijakan lingkup produksi peternakan.
  4. Memberikan bimbingan lingkup pengelolaan produksi peternakan.
  5. Melaksanakan pembinaan teknis budidaya usaha intensifikasi peternakan dan diversifikasi.
  6. Melaksanakan pembinaan kepada penangkar ternak dan hewan kesayangan.
  7. Memberikan bimbingan, pembinaan dan pemantauan penggunaan/pelaksanaan teknologi produksi, penerapan teknologi, penangkaran ternak dan hewan kesayangan, pemanfaatan dan pendayagunaan lahan pekarangan.
  8. Melakukam pembinaan, pengawasan dan pelayanan lainnya di bidang produksi peternakan sesuai urusan Pemerintah Kota.
  9. Melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan lingkup bidang produksi peternakan.
  10. Menyiapkan bahan perumusan kebijaksanaan di bidang produksi pertanian dan peternakan.
  11. Melaksanakan tugas – tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya.
  12. Bidang Produksi Perikanan

Bidang Produksi Perikanan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas di lingkup peningkatan produksi perikanan tangkap dan perikanan budidaya, serta hama dan penyakit ikan. Sedangkan untuk melaksanakan tugas tersebut Bidang Produksi Perikanan mempunyai fungsi sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana, program dan kegiatan kerja Bidang Produksi Perikanan
  2. Menyusun petunjuk teknis peningkatan produksi perikanan tangkap dan perikanan budidaya sertahamadan penyakit ikan.
  3. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan lingkup produksi perikanan
  4. Membina pemberdayaan nelayan kecil
  5. Menyiapkan bahan pengkoordinasian dan pelaksanaan estimasi stok ikan di wilayah perairan perlindungan, pelestarian dan pemanfaatan plasma nutfah sumber daya ikan.
  6. Menyiapkan bahan pelaksanaan dan koordinasi kebijakan penetapan lokasi pembangunan  serta pengelolaan pelabuhan perikanan kewenangan kota.
  7. Memberikan bimbingan lingkup pengelolaan produksi perikanan
  8. Melaksanakan pembinaan teknis budidaya usaha intesifikasi perikanan dan diversifikasi
  9. Melaksanakan bimbingan kepada penangkar ikan hias
  10. Menyiapkan bahan pelaksanaan akreditasi lembaga sertifikasi perbenihan ikan
  11. Melaksanakan pembinaan, pengawasan dan pelayanan lainnya di bidang produksi perikanan sesuai urusan Pemerintah Kota
  12. Melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan lingkup bidang produksi perikanan
  13. Melaksanakan tugas – tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai bidang tugasnya.
  14. Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet

Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner, pengawasan peredaran obat hewan dan medis veteriner. Sedangkan untuk melaksanakan tugas tersebut Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet mempunyai fungsi sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana, program dan kegiatan kerja di bidang kesehatan hewan dan kesmavet.
  2. Menyusun Petunjuk Teknis Lingkup kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, pengawasan peredaran obat hewan dan medis veteriner
  3. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan lingkup kesehatan hewan dan kesmavet
  4. Memberikan bimbingan lingkup pengelolaan kesehatan hewan dan kesmavet
  5. Melaksanakan pembinaan teknis kesehatan hewan dan kesmavet
  6. Melaksanakan bimbingan kesehatan hewan dan kesmavet
  7. Melakukan pengawasan lalu lintas produk ternak dari/ke wilayahkota
  8. Melakukan bimbingan, pemantauan dan pengawasan pembangunan dan operasional pasar hewan dan unit – unit pelayanan kesehatan hewan
  9. Melakukan pembinaan , pengawasan dan pelayanan lainnya di bidang kesehatan hewan dan kesmavet sesuai urusan pemerintahkota.
  10. Melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan lingkup bidang kesehatan hewan dan kesmavet
  11. Melaksanakan tugas – tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya.
  12. Bidang Bina Usaha

Bidang Bina Usaha dipimpin oleh seorang Kepala Bidang Bina Usaha yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas lingkup promosi, pemasaran, pasca panen, teknologi pengolahan hasil dan pelayanan usaha. Sedangkan untuk melaksanakan tugas tersebut Bidang Bina Usaha mempunyai fungsi sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana, program dan kegiatan kerja di bidang Bina Usaha
  2. Menyusun petunjuk teknis lingkup promosi, pemasaran, pasca panen, teknologi pengolahan hasil dan pelayan usaha
  3. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan lingkup bina usaha
  4. Memberikan bimbingan lingkup pengolahan bina usaha
  5. Melaksanakan bimbingan kepada pengusaha pertanian, peternakan dan perikanan
  6. Memberikan bimbingan, pembinaan dan pemantauan kegiatan udaha petani, peternak dan nelayan
  7. Melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan lingkup bidang bina usaha
  8. Melaksanakan tugas – tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya.
  9. Bidang Sumber Daya Kelautan

Bidang Sumber Daya Kelautan dipimpin oleh Kepala Bidang yang berada bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. Bidang Sumber Daya Kelautan mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Dinas Lingkup pengawasan, pengendalian, konservasi, rehabilitasi dan pengembangan daerah pesisir. Dalam melaksanakan tugas pokoknya Bidang Sumber Daya Kelautan menyelenggarakan fungsinya sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana, program dan kegiatan Bidang Sumber Daya Kelautan
  2. Menyusun petunjuk teknis lingkup Sumber Daya Kelautan
  3. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan lingkup sumber daya kelautan
  4. Melaksanakan pembinaan teknis pengelolaan sumber daya kelautan
  5. Memberikan bimbingan, pembinaan dan pemanfaatan penggunaan sumber daya kelautan
  6. Melakukan pembinaan, pengawasan dan pelayanan lainnya di bidang sumber daya kelautan sesuai urusan pemerintah kota
  7. Melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan lingkup bidang sumber daya kelautan
  8. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan Kepala Dinas sesuai dengan fungsi dan tugasnya
  9. Unit Pelaksana Teknis Dinas Klinik Kesehatan Hewan

Unit Pelaksana Teknis Dinas Klinik Kesehatan Hewan dipimpin oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas yan dalam melaksanakan tugasnya dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. Dalam melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang pelayanan kesehatan hewan pada Klinik Hewan untuk pencegahan, pemberantasan dan pengobatan penyakit hewan dengan menggunakan segala fasilitas dan tenaga yang ada di Klinik Hewan

  1. Unit Pelaksana Teknis Dinas Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI)

Unit Pelaksana Teknis Dinas Pangkalan Pendaratan Ikan dipimpin oleh seorang Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. Unit Pelaksana Teknis Dinas Pangkalan Pendaratan Ikan mempunyai tugas antara lain :

  1. Melaksanakan pelelangan ikan
  2. Memanfaatkan dermaga sebagai pendaratan ikan
    1. Melaksanakan pembinaan kepada kelompok Nelayan dan Wanita Nelayan tentang latihan dan managemen penangkapan ikan dan pengolahannya
    2. Penerapan  teknis pendaratan ikan untuk mempertahankan mutu hasil tangkap
    3. Penerapan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan
    4. Menerapkan harga dasar ikan untuk menjaga kestabilan harga di tingkat nelayan
    5. Unit Pelaksana Teknis Dinas Informasi Penyuluh Pertanian

Unit Pelaksana Teknis Dinas Informasi Penyuluh Pertanian dipimpin oleh seorang Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas yang dalam melaksanakan tugasnya dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. Dalam melaksanakan sebagian tugas di bidang informasi penyuluh pertanian untuk menunjang pelaksanaan program pembangunan pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan serta melaksanakan penyuluhan dan pembinaan terhadap kelembagaan kelompok tani.

  1. Unit Pelaksana Teknis Dinas Budidaya Air Tawar

Unit Pelaksana Teknis Dinas Budidaya Air Tawar dipimpin oleh seorang Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas dan dalam melaksanakan tugasnya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. Unir Pelaksana Teknis Dinas Budidaya Air Tawar mempunyai tugas melaksanakan penerapan teknik perbenihan budidaya air tawar serta pelestarian sumber daya ikan dan lingkungan air tawar di wilayah Kota Medan. Dalam melaksanakan tugasnya Unit Pelaksana Teknis Dinas Budidaya Air Tawar menyelenggarakan fungsinya sebagai berikut :

  1. Pemeliharaan calon Induk “Parent Stock” menjadi Induk “Parent Stock” dan distribusi induk.
  2. Penerapan teknik perbenihan dan distribusi benih
  3. Penerapan teknis pelestarian sumberdaya ikan dan lingkungan serta teknik pengendalian hama dan penyakit.
  4. Pengendalian mutu benih melalui pelaksanaan sertifikasi system mutu benih.
  5. Pembinaan dan pemantauan penerapan teknis perbenihan dan distribusi benih, pengendalian mutu benih, pelestarian sumber daya ikan dan lingkungan.
  6. Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengembangan Bibit Hortikultura dan Peternakan

Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengembangan Bibit Hortikultura dan Peternakan dipimpin oleh seorang Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas dan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kepada Kepala Dinas. Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengembangan Bibit Hortikultura dan Peternakan mempunyai tugas perbanyakan benih/bibit yang bermutu dan berkualitas, membina teknik penangkaran dan menyampaikan informasi ketersediaan benih/bibit hasil produksi dan pemasaran benih/bibit. Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Bibit Hortikultura dan Peternakan menyelenggarakan fungsinya sebagai berikut :

  1. Penyempurnaan dan Penyusunan standar pengembangan dan penerapan benih/bibit hortikultura dan peternakan.
  2. Pelaksanaan dan pengendalian rencana jangka menengah dan tahunan di bidang pengembangan bibit hortikultura dan peternakan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
  3. Pelaksanaan studi/latihan, pertemuan penyuluhan pertanian, peternakan, kelompok tani, penangkar benih/bibit hortikultura/ternak dan para petugas serta ahli dalam pertanian dan peternakan.
  4. Pelaksanaan dan koordinasi serta kerjasama dengan pihak – pihak terkait dalam pengembangan dan penerapan teknologi benih/bibit hortikultura dan peternakan.
  5. Melaksanakan perbanyakan benih/bibit hortikultura dan peternakan.
  6. Melaksanakan aplikasi teknologi yang ada untuk mencapai target produksi benih/bibit.
  7. Melaksanakan prossesing hasil benih/bibit, seleksi benih/bibit bermutu/berkualitas yang memenuhi syarat dalam menjaga kualitas dan kuantitas sesuai dengan standar yang ditetapkan.
  8. Memberikan informasi perbenihan dan pemasaran benih/bibit yang diproduksi
  9. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya.
  10. Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas sesuai dengan keahlian dan kebutuhan. Kelompok jabatan fungsional terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang diatur dan ditetapkan berdasarkan peraturan perundang–undangan. Setiap kelompok Jabatan Fungsional dipimpin oleh Tenaga Fungsional Senior yang ditunjuk dan jumlah tenaga fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Jenis dan jenjang jabatan fungsional diatur berdasarkan undang – undang.