Diversifikasi Usaha Nelayan Ke usaha Pengolahan Ikan

Tingkatkan Nilai Ekonomis, Luhkan Distanla Medan Galakkan Keanekaragaman Olahan Ikan
Medan
Penyuluh perikanan Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan bertekad menggalakkan keanekaragaman jenis produk olahan hasil perikanan bagi para kelompok usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan serta bagi para pelaku usaha kecil dan menengah, ini dibuktikan dengan di gelarnya kegiatan diversifikasi usaha nelayan ke usaha pengolahan ikan, Kamis (15/9) di bangsal pengolahan harapan mekar kelurahan Harjo Sari II Kecamatan Medan Amplas yang dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan, Ir.H.Ahyar.
Ketua panitia kegiatan Ir.Friska Irnawati Purba menyebutkan bahwa kegiatan itu dilaksanakan setiap tahunnya, hanya saja tahun sebelumnya digelar di wilayah medan utara namun kini digelar di Medan bagian selatan agar pelaksanaan diklat dilakukan secara merata, adapun tujuan dari kegiatan itu yakni untuk meningkatkan ekonomi masyarakat perikanan melalui pengembangan keanekaragaman panganan sehat dan berkualitas yang berbahan dasar ikan segar. Selama pentingnya fungsi penyuluhan perikanan untuk mendorong para pelaku utama nelayan yang memproduksi ikan hasil tangkapan nelayan dan budidaya masih masih banyak yang belum terkelola selain dijual segar, terlebih ketika jumlah hasil laut dan budidaya melimpah mengingat sifat tektur ikan yang mudah membusuk sehingga penting untuk dilakukan pengolahan agar mempunyai nilai ekonomis tinggi dan mampu merambah pangsa pasar di Kota Medan bahkan diharapkan ke luar daerah. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari 15-16/9 hingga besok dengan materi pelatihan pengolahan  kerupuk ikan dan kaki naga dari ikan lele yang disampaikan oleh Widya Iswara dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Medan yang diikuti oleh sekitar 40 orang para pelaku usaha pengolahan ikan di Kota Medan. Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan Ir.H.Ahyar mengatakan pentingnya dilaksanakan kegiatan ini untuk mengembangkan potensi perikanan yang ada di bagian selatan kota medan terutama untuk ikan air tawar yang memang produksinya besar di kota medan.Hal ini merupakan bentuk kewajiban dari pemerintah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui program ekonomi kerakyatan dengan memanfaatkan peluang pasar usaha olahan ikan di kota Medan, mengingat ekonomi global yang terjadi sekarang semua produk dari luar negeri bisa masuk kedalam negeri sehingga diperlukan keterampilan dan kemampuan dalam menciptakan makanan yg berdaya saing tinggi." kita semua harus bisa jadi produsen bukan konsumen , mengingat pasar global yang kita hadapi produk usaha kita juga harus mempunyai tampilan, rasa, kualitas dan harga yang bedaya saing sehingga tidak kalah dengar produk yang sama dari luar negeri" ujarnya. Dia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Medan untuk mau berusaha mengembangkan diri khususnya bagi makanan olahan, terlebih Kota Medan merupakan kota kuliner dengan jumlah penduduk lebih dari 3 juta jiwa penduduknya sehingga besar peluang produk olahan perikanan banyak diminati oleh masyarakat. (Astuti/Ppb kota medan)

Administrator Kegiatan Rabu, 2016-09-21, 16:13:40 WIB 0 Komentar

Komentar (0)

<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>

Tinggalkan Komentar